Market Outlook 2020 Emas Dan Index US Dollar Hingga Perang

VertigoMango – 2 Januari 2020, berita mengejutkan datang dari Baghdad International Airport, Irak, salah satu Jendral tertinggi dan ternama dari Iran tewas dalam serangan bom melalui pesawat tanpa awak atau Drone, tidak lama kemudian diketahui itu adalah kepunyaan negara Amerika Serikat dan Presiden Trump dalam pernyataan tersebut juga mengakui jika serangan itu adalah atas perintahnya.

war explosion

Dalam selang beberapa jam, melalui pembicara pemerintah Iran, dengan lantang dan terguncang menyerukan dan menjanjikan serangan balasan. Atas dasar inilah kemudian banyak para pakar ahli memprediksikan kemungkinan terburuk akan terjadi perang antara Iran-Irak dan Amerika Serikat, tidak sampai disitu saja, akan ada banyak negara yang akan terseret kedalam perang ini jika memang terjadi. Perlu digaris bawahi, Iran adalah negara dengan jumlah produksi Uranium terbesar di dunia, Uranium adalah bahan utama pembuatan nuklir. Dan, Amerika Serikat baru-baru ini mengundurkan diri dari Perjanjian Negara-Negara yang mengatur tentang Nuklir (INF Treaty).

Ketegangan konflik negara-negara inilah yang memicu kepanikan di pasar financial. Dan menyebabkan harga emas dan emas hitam (minyak mentah) naik melesat. Tidak pernah lupa juga pada saat invasi Amerika ke Irak pada tahun 2002 menyebabkan harga komoditas emas dan minyak melesat jauh. Perang, mempunyai sisi gelap kemanusiaan, disatu sisi mempunyai nilai ekonomi dan peluang ekonomi baru. Seperti kita ketahui Amerika Serikat mempunyai cadangan emas terbesar di dunia hingga saat ini, disusul oleh Jerman. Jadi apakah perang ini merupakan agenda dan propaganda dari Amerika Serikat? Kita tidak akan pernah tahu.

Sebagai pengamat pasar financial dan teknikal analisis, saya pribadi lebih fokus melihat chart, tetapi untuk outlook yang lebih luas dan jauh, Fundamental Analisis juga penting. Misal, kebijakan-kebijakan ekonomi apa yang akan diterbitkan tahun ini seperti Suku Bunga, inflasi dan GDP.

Baik, sekarang mari kita lihat Amerika Serikat, kondisi politik mereka saat ini sedang “karut-marut”, kacau bahasanya, lihat saja Impeachment terhadap Presiden Donald Trump dikabulkan Parlemen pada Desember 2019 lalu, dan proses sudah dimulai awal tahun ini. Lalu, pemilu presiden juga dilaksanakan pada tahun ini 2020, sehingga fokus pemikiran dan perhatian Trump saat ini bisa dibilang akan lebih “egois” dibandingkan “nasionalis”. Sedangkan China trade deal mulai ada kemajuan dengan phase one trade deal  dibulan Desember lalu yang sudah disetujui, sedikit membawa positive vibe di pasar, hanya saja respon pasar tidak sekuat berita pengeboman yang terbaru.

Untuk teknikal chart emas dengan harga USD dollar (XAUUSD) sebagai berikut:

XAUUSD Outlook

Dari chart tersebut, terlihat bullish trend, dan jika kita lihat dari harga tertinggi yaitu di kisaran 1920.xx  bisa saya simpulkan sedang terjadi pembentukan formasi “Cup and Handle” (apa itu formasi Cup and Handle, akan kita bahas diartikel terpisah). Formasi membentuk huruf “U” dan akan membentuk pola handle sehingga mirip seperti bentuk cangkir. Jadi, prediksi untuk harga emas dengan metode kemungkinan tinggi ini akan mencapai atau men-test Resistance di harga kisaran 1791-1900, baru setelah itu akan turun kembali mencari support terbaru.

Korelasi XAUUSD atau harga emas berbanding terbalik dengan Index US Dollar (USD) yang akan kita sebut menjadi DXY. Index Dollar US ini sangat dipengaruhi oleh iklim politik dan kebijakan ekonomi. Contoh saja, pada saat Bank Sentral (The Fed) memutuskan untuk suku bunga, atau pada saat pertemuan FOMC meeting yang menjelaskan arah kebijakan ekonomi masa depan. Hal ini bisa menyebabkan pergerakan cepat dan volume tinggi pasar.

DXY Index USD outlook 2020

Jika, kita lihat chart DXY diatas, dan dengan prediksi situasi ketegangan politik dan dunia sekarang ini. Dapat berspekulasi jika tahun ini DXY berpotensi Bearish. Apa saja highlights situasi politik dunia yang mempengaruhi pasar keuangan saat ini:

  • Trade War China vs US
  • Brexit
  • US Presidential Election 2020
  • Ketegangan situasi Iran vs US, jika tidak ada solosi dan negosiasi akan ada kemungkinan perang.
  • Isu iklim, walaupun hal ini tidak banyak mempengaruhi tetapi diprediksi di waktu akan datang (kemungkinan lebih cepat) akan menjadi isu yang lebih berpengaruh. Kenapa? akan banyak negara meratifikasi perjanjian internasional mengenai iklim dunia, Paris Agreement, UNFCCC. Yang salah satu diantaranya mengatur tentang penggunaan bahan bakar ramah lingkungan yang memberikan effect bagi para produsen kendaraan diseluruh dunia. Dan masih banyak lagi regulasi lain yang mengatur tentang iklim dunia dalam perjanjian ini. Silahkan cek di situs resmi Paris Agreement UNFCCC.

Pada akhirnya, market outlook lebih dipengaruhi oleh situasi dan perkembangan keadaan negara-negara dunia (Fundamental). Tapi sebagai Teknikal Analisis dan melihat keseluruhan secara jangka panjang, kedua hal tersebut harus berjalan seiring dan saling mendukung.

Jika ada komentar, tanggapan dan tambahan silahkan kirim tulisan anda di kolom komentar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *