IMEI Tidak Terdaftar Diblokir, Bagaimana Mendaftarkan IMEI Handphone?

VertigoMango – Peraturan terbaru dari pemerintah mengenai handphone black market atau BM atau handphone yang IMEI tidak terdaftar (misal: beli dari luar negeri) akan diblokir dan tidak bisa digunakan. Peraturan ini telah di sah-kan pada 18 Agustus 2019 lalu, dan akan berlaku 6 bulan setelahnya. Akan tetapi, tidak perlu kuatir pemerintah merencanakan untuk pemutihan bagi handphone yang IMEI tidak terdaftar dan pembelian sebelum tanggal 17 Agustus 2019.

Nah, karena peraturan ini sudah di sah-kan dan proses pemutihan juga akan berlangsung tidak lama lagi. So, jika kamu sedang memikirkan membeli HP baru atau bekas, pastikan nomor IMEI handphone tersebut terdaftar di Kemenperin yah, caranya gampang.

  1. Cara cek nomor IMEI: ketikan *#06# maka akan muncul IMEI handphone tersebut, catat dan simpan nomor IMEI tersebut. Pastikan nomor IMEI adalah nomor dengan 15 angka.
  2. Setelah mengetahui nomor IMEI silahkan cek melalui situs resmi Kementerian Perdagangan Indonesia disini: https://imei.kemenperin.go.id/
  3. Jika terdaftar maka handphone sudah aman dan bisa digunakan di seluruh wilayah Indonesia. Jika status masih tidak terdaftar maka handphone tersebut merupakan handphone black market atau handphone pembelian dari luar negeri.

IMEI TIDAK TERDAFTAR

Untuk pemutihan dari pemerintah yang mempunyai handphone black market harus dilakukan dengan mendaftarkan nomor IMEI melalui aplikasi Kemenperin, yang sayangnya sampai artikel ter-published, masih belum ada informasi mengenai hal tersebut. Pemutihan juga disebutkan dilakukan paling lambat akhir Februari 2020. (VertigoMango akan meng-update artikel ini jika ada informasi lebih lanjut).

Pemblokiran IMEI adalah pemblokiran jaringan koneksi di wilayah Indonesia. Dapat dipastikan jika kamu memakai handphone dengan IMEI tidak terdaftar dan menggunakan jaringan telekomunikasi provider Indonesia seperti 3G/4G/5G maka tidak akan dapat layanan tersebut, jadi layanan seperti Telepon, SMS dan Jaringan Internet tidak ada. Tapi, dengan memakai jaringan WiFi maka aplikasi yang membutuhkan koneksi Internet masih bisa berjalan.

Jika kamu menemukan banyak iklan penjual menjual handphone dengan harga di bawah harga resmi dan berbeda signifikan, hampir bisa dipastikan handphone tersebut adalah handphone stock dengan IMEI yang tidak terdaftar di Kemenperin. Jadi pastikan dulu nomor IMEI sebelum kamu membeli handphone baru atau bekas, mulai dari sekarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *